Jelang laga klasik antara Persija Jakarta melawan
Persib Bandung pada 3 November 2017, manajemen Macan Kemayoran
memberikan beberapa himbauan kepada Jakmania. Salah satu yang
disampaikannya yakni soal penjualan tiket.
Direktur
Utama Persija Gede Widiade mengatakan, distribusi penjualan tiket
sepenuhnya diberikan kepada Jakmania. Hal itu dilakukan agar Jakmania
bisa memenuhi Stadion Patriot, mengingat ini pertandingan spesial.
"Melawan
Persib Bandung, distribusi tiket 100 persen diberikan kepada Jakmania,
termasuk tiket VIP. Karena ini merupakan laga sangat spesial," kata Gede
di Jakarta, Jumat (27/10/2017) malam.
Tak
hanya itu, Gede ingin saat laga tersebut Jakmania yang hadir ke stadion
mengenakan atribut kebanggaan tim yakni merah atau oranye. Dengan
begitu kekompakkan bakal terlihat sesama Jakmania.
Gede
juga mengakui soal penjualan tiket saat laga tersebut, diutamakan bagi
yang memilki Kartu Tanda Anggota (KTA). Namun, pria asal Surabaya itu
memastikan yang tak memiliki KTA juga bisa menyaksikan.
"Penonton
dihimbau memakai dua warna atribut, merah dan oranye yang menjadi
identitas Persija. Jumlah tiket dan KTA Jakmania saat ini sebanding.
Tidak semua yang miliki KTA akan menonton.
Tapi, harapannya yang punya KTA jadi prioritas. Kita harus berpikir ke
depan, mendidik anak-anak supaya tidak jadi pemberontak," jelasnya.
Pertandingan
antara Macan Kemayoran melawan Maung Bandung memang sangat
ditunggu-tunggu oleh pecinta sepak bola di Tanah Air. Selain
pertandingan, rivalitas suporter kedua kesebelasan menjadi bumbu
tersendiri.
Terkait masalah keamanan, Gede memastikan
bakal lebih banyak ketimbang sebelum-sebelumnya. Manajemen tim pun
menyiapkan mobil rantis untuk membawa tim Persib keluar masuk stadion.
"Dengan
risiko yang sangat tinggi di pertandingan ini, kepolisian akan
menyediakan rantis untuk laga itu. Semoga semuanya baik-baik saja,"
ujarnya.
Sumber